SEO

Research Keyword: Cara Jitu Mencari Keyword Terbaik Untuk Website Anda

Written by Ahmad Niam

Riset Keyword – Sebelum memulai membangun sebuah Bisnis online, hal terpenting yang harus anda lakukan adalah me-Riset Keyword untuk mendapatkan keyword terbaik yang bernilai tinggi

Tanpa riset keyword terlebih dahulu, anda tak pernah tahu apakah anda mengincar keyword yang benar untuk jenis website anda atau tidak..

Inilah yang banyak dilakukan oleh pemula yang menganggap remeh soal riset keyword, padahal dampaknya sangat besar terhadap website

Sekilas manfaat riset keyword:

  • Untuk mengetahui nilai dari kata kunci bidikan anda
  • Untuk mengetahui apakah keyword tersebut banyak dicari orang atau tidak
  • Untuk mengetahui apa saja yang dicari orang di internet
  • Untuk mendapatkan lebih banyak ide

agar lebih mudah, berikut pengelompokan kata kunci:

  • Keyword A, keyword dengan Tingkat Persaingan Tinggi, Penelusuran Tinggi, tapi tak memberikan dampak apa-apa
  • Keyword B, Keyword dengan tingkat Persingan Menengah – Tinggi, Penelusuran Rendah, tapi memberikan keuntungan yang sangat besar
  • Keyword C, keyword dengan Tingkat persaingan Rendah, Penelusuran sangat tinggi, Hebatnya konvensi penjualan sangat besar

Dari ke-3 keyword tersebut, mana yang harus dipilih??

Jelas keyword C, dia memiliki tingkat persingan yang rendah, dan konvensi penjualan yang sangat besar. Otomatis anda bisa dengan mudah masuk ke peringkat teratas, walau website anda tergolong baru.. Asalkan Konten Anda Berkualitas

Jika tidak ada keyword C, jalan alternatif lainya anda bisa memilih keyword B dengan penelusuran yang lebih rendah. yang penting hindari keyword A, Karena akan sia-sia..

Mencari dan Memilih keyword terbaik untuk jenis website dinamakan Search Intent. Anda wajib paham soal ini jika ingin mendapatkan keyword yang bernilai tinggi, karena tak semua keyword itu sama

.. Saya akan membahas sedikit tentang Search Intent..


#1 – Keyword Navigational | Search Intent

navigational-keyword

Keyword jenis ini sama seperti Keyword “A” yang sudah saya bahas di awal. Yaitu sebuah keyword dengan penelusuran yang sangat tinggi, persaingan sangat sulit, tetapi gak berguna apa-apa

Biasanya orang yang nulis keyword ini di search engine ingin mengunjungi website resminya, tanpa mengunjungi website lain yang berisi informasi

Mereka yang mengetikkan keyword ” Twitter “, ingin untuk masuk ke website resmi Twitter.com, mereka hanya menggunakan Google sebagai sarana Numpang Lewat.

Beberapa contoh keyword navigational:

  • Twitter
  • Garuda Indonesia
  • UcWeb
  • Mas-Ahmad Blogger
  • dll

#2 – Keyword Informational | Search Intent

informational-keyword

Keyword ini masuk dalam ketegori keyword B, tingkat persaingan menengah-tinggi. Keyword informational berisi tentang konten yang berkaitan dengan informasi,

Sudah pasti, orang yang mengetikkan keyword ini berniat untuk mencari informasi, tidak ada niatan untuk membeli. Biasanya keyword ini di isi oleh publisher iklan, seperti Adsense, PopAds, dan ContektualAds. bukan untuk jualan

Kalopun ada yang jualan, pasti hasilnya tidak maksimal..

Makanya di sebut keyword menengah, karena anda hanya bisa mendapatkan penghasilan dari periklanan, bukan dari penjualan produk. Hasilnya pun juga menengah

Contoh Keyword Informational:

  • ” Cara Membuat Website Dengan Mudah “
  • ” Web hosting Terbaik Indonesia “
  • ” Cara Membuat Akun Facebook “

Keyword ini untuk sebuah blog yang berisi informasi berupa Panduan, Tutorial, Tips dan Trik…

#3 – Keyword Transactional | Search Intent

transactional-keyword

Terakhir ada, Search Intent Transactional.. Keyword dengan tingkat persaingan rendah, penelusuran tinggi, dan tingkat konvensi-nya sangat tinggi.

Keyword jenis ini sangat sulit untuk di temukan, jika anda berhasil menemukan keyword jenis ini, selamat, penjualan anda bisa naik hingga 78.3%..

Biasanya, orang yang mengetikkan keyword ini telah benar-benar niat untuk membeli produk. Mereka benar-benar akan menjadi pelanggan setia anda

Contoh jenis keyword Transactional:

  • Jasa Pembuatan Website
  • Web Hosting SSD Murah
  • Jual Produk Penurun Berat Badan
  • Jual Batik Pekalongan
  • dll

Keyword jenis ini sangat cocok untuk Toko Online


Anda tak akan bisa mendapatkan nilai dan jenis dari keyword terbaik yang anda bidik tanpa riset terlebih dahulu. Untuk itulah, kenapa riset keyword WAJIB anda lakukan.

Yang sudah saya singgung di awal, tak semua keyword itu sama. Ada kalanya keyword C tidak dapat di aplikasikan pada Website A, atau keyword B, tidak mungkin bisa di aplikasikan pada jenis website C.

Melihat banyaknya pemula yang suka bingung soal riset keyword, maka saya memutuskan menulis panduan yang benar-benar lengkap. Lebih lengkap dari panduan berbayar sekalipun

Oke, kita lanjut ke materi utama…



#1 – Temukan Ide Awal dari bisnis anda


Ide dapat di artikan sbgai rancangan yang tersusun di dalam pikiran anda, jadi dengan menemukan ide, sebetulnya anda mulai sudah membangun sebuah bisnis

..Semakin cepat menemukan ide, semakin baik

tinggal lakukan langkah selanjutnya…

Tapi ide saja gak cukup, bisnis online itu menyimpan sejuta misteri yang jarang orang bisa menemukannya tanpa menggunakan alat bantu.!

Seperti ini:

Anda memiliki ide untuk membuat sebuah blog yang membahas tentang kesehatan, dengan mengincar keyword “Tips Sehat”.. 

Itu saja gak cukup, tanpa kombinasi keyword yang lain, bisa-bisa website anda kena pinalti karena anda mengincar keyword yang sama berulang-ulang

Google akan menganggap website anda spam, walau konten anda berkualitas.. Sangat bahaya,,,! seperti ini:

kesalahan-riset-keyword

Katakanlah anda membuat masing-masing 1 artikel dari semua keyword tersebut tanpa melakukan pengembangan ke ide ke topik yang lebih luas, Apa yang akan terjadi?? apakah anda akan mendapat ribuan visitor??

Ohh, tidak, sayang anda salah.. yang akan terjadi adalah, website anda akan terkena pinalti dari google. Karena semua artikel tersebut mengincar keyword yang sama

Untuk itu, pahami dulu search intent, dan pilih keyword yang benar-benar pas..

……………………………………..

Berikut beberapa media yang cocok buat mencari ide

Sebisa mungkin untuk mencari niche yang lagi trend, tapi dalam jangka waktu yang lama.. Dalam artian Keyword Abadi.

Hindari penggunaan keyword yang hanya viral sesaat, karena 1-2 hari saja keyword tersebut sudah tak ada lagi yang mencari. Seperti keyword Hasil Pertandingan, Berita Terbaru, dll

Biasanya keyword-keyword itu sudah dikuasai oleh situs-situs besar,


#2 – Kembangkan Ide Ke Topik Yang Lebih Luas


Setelah menemukan gagasan atau ide, langkah selanjutnya adalah mengolah “ide” dengan menggunakan tool riset keyword agar lebih luas

Tujuannya adalah agar anda bisa membuat banyak konten hanya dari satu topik saja. Lebih mudahnya gini, dalam pembahasan tentang SEO, ada beberapa topik yang membutuhkan pembahasan yang sangat panjang

Ada link building, List Building, Teknik Promosi, membuat blog dll… Anda harus membahasnya satu-persatu, dengan membuat puluhan hingga ratusan artikel

..dan yang pasti, konten anda harus beragam agar tidak terjadi pinalti

Ada banyak pertanyaan dari para pemula,, gimana cara mengembangkan ide menjadi keyword dengan topik yang lebih luas?? yaitu dengan menggunakan Google Keyword Planner

GKP sbnarnya Tool buat pasang iklan Adword, tapi tenang, kita juga bisa menemukan banyak ide dari kata kunci yang kita tulis. walau tidak beragam.

Caranya,

1. Masuk ke Google Keyword Planner dengan menggunakan akun google anda,

2. Jika belum terdaftar di layanan periklanan Adword, silahkan daftar.. Gratis

3. Selanjutnya, masuk dashboard Google Keyword Planner, tampilannya seperti ini:

program-periklanan-adword

4. Masukkan kata kunci anda di kolom seperti yang sudah saya tunjukkan di gambar atas., Misalnya, Kesehatan, Teknologi, dll

5. Setelah itu, unduh semua ide dari topik yang sudah anda riset, pastikan anda memilih kata kunci yang Nilai CPC nya tinggi, jika tidak, tidak masalah.. Tapi jadi masalah kalo anda berencana memasang Iklan Adsense

memilih-keyword-yang-bernilai-tinggi

6. Simpan keyword-keyword tersebut untuk di reset kembali menggunakan tool Khusus riset keyword…

……………………………………….

Banyak pemula terjebak disini, padahal mereka tahu kalo Google Keyword Planner itu bukan tool buat riset kewyord, tapi buat masang iklan Adword

Akibatnya, keyword yang di hasilkan tidak beragam. Dan kebanyakan dari pemula mengira tingkat persaingan yang ada di GKP adalah tingkat persaingan untuk masuk ke halaman 1 google,

….padahal itu hanyalah analisa seberapa besar persaingan untuk memasang iklan adword dari keyword tersebut

Ini adalah kesalahan yang banyak di ajarkan, terutama oleh pakar-pakar SEO yang gak pernah update ilmu!

Perlu saya tekankan, Google Keyword Planner saja gak cukup buat riset keyword, wajib ada tool tambahan lainnya. Seperti UbberSuggest, dan KeywordTool.io


#3 – Riset Keyword Turunan


Tujuannya adalah untuk mendapatkan lebih banyak keyword dari Topik yang sudah anda analisa sebelumnya… Kita disini akan menggunakan Tool UberSuggest dan keywordtool.io, akan lebih baik jika anda menggunakan Long Tail Keyword Pro.. {Bayar}

tool ini sama seperti GKP, tapi hasil risetnya lebih beragam. biasanya untuk mengecek keyword turunan yang lebih dari 2 kata.

Karena website baru akan sulit buat masuk ke keyword dengan pesaing yang tinggi, jadi kita pilih keyword dengan tinggat persaingan rendah-menengah

Berikut cara-caranya:

1. Buka UberSuggest

2. Lalu ketikkan kata kunci induk yang sudah anda dapatkan dari GKP… Misalnya “Tips Kesehatan”

panduan-riset-keyword-paling-mudah

3. Simpan keyword tersebut dalam format WPS Spreadsheet, Ms.Excel atau Google Sheet…

4. Lakukan hal yang sama pada semua keyword dari “Google Keyword Planner”

5. Langkah selanjutnya adalah analisa tingkat persaingan…

Anda juga bisa menggunakan keywordtool.io… Langkah-langkahnya hampir sama seperti Ubersuggest…

  1. Buka KeywordTool.io
  2. Setelah terbuka, pilih mesin pencari Goole, dan negara Indonesia
  3. Masukkan keyword yang hendak anda analisa

riset-dengan-keyword-tool

4. Untuk mendapatkan data, klik tombol “Search”

dan Ini hasilnya:

hasil-keywordtook-io

5. Klik Copyall untuk menyimpan keyowrd, hingga selanjutnya buat dianalisa


#4 – Analisa Tingkat Persaingan


Untuk menganalisa tingkat persaingan, biasanya para pakar menggunakan SEOquake secara manual. Caranya dengan menginstall Exstensi SEOquake di browser, dan mengetikkan satu per satu keyword untuk mendapatkan informasi..

Seperti ini hasilnya:

analisa-tingkat-persaingan-dengan-seoquake

Ada juga Exstensi MOZbar, exstensi ini hanya menampilkan informasi yang penting-penting saja. Sangat cocok untuk anda yang suka simple.

Kalo saya lebih tertarik pada SEOquake,, karena lebih lengkap

Selain dengan cara manual, ada juga cara otomatis.. Cara ini tergolong sangat membantu anda yang menjadi webmaster super sibuk, karena tak mungkin menganalisa ribuan keyword dengan mengeceknya satu per satu

Sangat melelahkan!!

ok, Kita bahas dulu Panduan Analisa Tingkat Persaingan keyword dengan SEOquake dan MOZbar:

1. Install SEOquake atau MOZbar ( Pilih Salah Satu )

2. Jika sudah terinstall, Silahkan anda ketikkan Keyword yang hendak di analisa di google

3. Pahami Maksud dari angka yang ditampilkan,

Untuk SEOQuake:

analisa-persaingan

  • L: jumlah backlink ke halaman tersebut
  • LD: jumlah backlink ke keseluruhan domain

dan, Untuk MozBar:

hasil-analisa-mozbar

  • Kiri: jumlah halaman yang memberikan backlink ke halaman tersebut
  • Kanan: jumlah halaman yang memberikan backlink ke keseluruhan domain

4. Catat infromasi dari setiap keyword di Ms. Excel atau Google sheet

Analisa tingkat persaingan dengan Term Explorer {Otomatis}

Term Explorer sangat bermanfaat untuk menganalisa banyak keyword sekaligus, walaupun tidak sepenuhnya akurat.

Anda bisa langsung masuk ke website resminya, bisa daftar gratis atau Premium Member.. Jika sudah, langkah terakhir ketikkan keyword yang hendak anda riset

Seperti ini hasilnya:

term-explorer

anda bisa mencoba versi gratis, jika cocok silahkan membeli versi premium. Yang pasti, tool ini akan sangat membantu anda menghemat waktu…

Memastikan Kualitas Konten Dengan Melihat Konten Milik Pesaing Anda

Hal yang gak kalah penting sesudah analisa adalah memastikan kualitas konten yang ada dalam keyword tersebut dengan melihat konten dan menemukan celah apa saja yang belum lengkap

… supaya bisa anda lengkapi di konten yang anda buat nantinya

Dalam artian, seberapa besar kesulitan untuk bisa membuat konten yang lebih baik dari yang telah ada.,, Perlu anda ketahui, dengan melihat persaingan hanya menggunakan Tool, itu saja gak cukup

Bisa saja pesaing anda menggunakan teknik black hat, seperti backlink sampah, menaikkan DA dan PA dgn dengan tool jahat, walau sebenarnya keyword tersebut sangat mudah buat ditembus… Siapa yang tahu??

Maka dari itu, harus anda sendiri yang menentukkanya..

Menganalisa Relevasi Keyword

Perhatikan keyword ini:

relevasi-keyword

Sangat tidak relevan kan dengan kata kunci yang saya masukkan?? Soalnya belum ada konten yang berisi keyword tersebut

Anda bisa membuat 1 konten yang membahas keyword tersebut, dan Bumm!! tak sampai satu bulan, saya yakin konten anda sudah masuk PageOne.

………………..

Memilih keyword Terbaik

Setelah anda melakukan analisa, langkah selanjutnya adalah memahami dan memilih keyword terbaik yang memiliki nilai lebih untuk (jenis) webiste anda

Untuk hal ini, kita wajib melakukannya secara manual. Tanpa bantuan tool apapun, karena cuma kita yang bisa memilihnya sesuai anjuran para pakar

Proses ini dinamakan Sortir, karena anda hanya memilih keyword mana yang pantas dan cocok untuk anda jadikan artikel.

jika anda membaca panduan ini dari awal, mungkin anda tahu, saya sudah mendapatkan nilai dan keragaman dari keyword “Kesehatan”... seperti ini:

hasil-analisa

yang jadi pertanyaan, gimana memilih keyword terbaik untuk website saya??

untuk pertanyaan tersebut saya tidak bisa menjelaskan secara gamblang di pembahasan kali ini, soalnya definisi Keyword Terbaik itu beragam. Terbaik untuk jenis website A, belom tentu terbaik untuk jenis keyword B..

yang pasti:

  • Gunakan Informational Keyword jika anda berencana membuat website yang berisi informasi, seperti Blog
  • Gunakan Commercial Keyword jika anda berencana membuat website untuk tujuan CPA atau Affiiasi marketing, biasanya mereka yang mengetikkan keyword jenis ini akan tanya-tanya dulu, jika sudah yakin barulah mereka akan membeli… Dalam artian, anda penyelesaian masalah mereka dulu, jika sudah, terserah mereka mau beli atau nggak
  • Gunakan Transactional Keyword Untuk Bisnis Online anda.. Biasanya keyword jenis ini di dominasi oleh orang-orang yang siap membeli.

Sudah paham kan soal search intent??

OIA, Banyak pakar bilang, kayak gini:

  • Pilih keyword dengan pesaing yang memiliki DA dan PA rendah

Pencerahan: faktanya Google sendiri sudah tidak lagi update soal DA dan PA, Karena bisa saja, pesaing anda menggunakan teknik black hat untuk menaikkan DA dan PA.

Jika anda yakin bisa membuat konten yang lebih bagus, silahkan lanjut.. Gak peduli apakah DA dan PA kompetitor anda tinggi sekalipun

  • Pilih keyword dengan tingkat pesaing rendah-menengah

Statment ini mungkin ada benarnya, secara logika, jika pesaing sebuah keyword rendah, maka secara otomatis tak banyak konten berkualitas,

Anda bisa masuk halaman pertama dengan mudah hanya dengan satu artikel berkualitas saja. Tetap ingat, jangan pilih keyword yang gak ada pesaingnya, bisa saja Gak ada pesaing = Sepi Pengunjung

  • Pilih keyword yang mempunyai tingkat kunjungan minimal 100/bln

Yups, ini harus…! jangan sampai anda mengincar keyword yang sudah hampir mati. Seperti “Cara Menggunakan Disket”

  • Khusus untuk toko online, gunakan keyowrd yang tidak dikuasa raksasa E-Commerce seperti Lazada, Tokped, dsb

Yups, benar.. Memang sangat sulit untuk masuk kehalaman pertama yang telah dikuasai raksasa Lazada, Tokped dsb. Karena google memang melakukan ranking yang lebih ketat untuk keyword jenis ini.

Jika anda yakin, kenapa harus takut??

  • Hindari keyword yang sudah terlalu umum, dan dikuasai situs raksasa Wikipedia. 

Untut statment ini, saya percayakan pada anda untuk memilih. Pemilihan keyword tergantung pada jenis blog anda,

……


#5. Lakukan hal yang lebih simple, Intip keyword terbaik milik pesaing anda!


Dengan melihat keyword milik pesaing anda, anda tak perlu repot-repot lagi melakukan riset, analisa hingga memilih keyword terbaik… Cukup dengan membuat konten berkualitas yang sesuai keyword tersebut.

Sangat mudah!! karena biasanya website yang sudah sukses mencari keyword dengan menggunakan tool Premium, tentu hasilnya lebih beragam.. satu lagi, biar mereka yang cape-cape nge-riset, anda tinggal intip-intip manis 🙂

Untuk melihatnya anda perlu menggunakan Exstensi SEOquake, atau langsung masuk ke website resmi SEMrush

Gini caranya:

1. Masuk ke SEMrush.com/info

2. Masukkan Alamat website di kotak pencarian

3. Selanjutnya, klik “Domain Analitycs”, Pilih “Overview”

intip-keyword-milik-pesaing

4. Dan, Bumm!! Keyword milik pesaing anda ada di hadapan anda…

hasil-riset-semrush

sekarang tinggal anda menerapkan keyword tersebut di dalam website anda…. Penerapan keyword didalam website dinamakan SEO Onpage, yaitu salah satu teknik agar webiste anda relevan di mata google…

Saya akan Membahas cara menerapkan di panduan yang lain… agar lebih panjang, pembahasannya


#6 – Menerapkan Keyword Kedalam OnPage Website


COMING SOON


#7 – Menerapkan Keyword Kedalam Konten atau Artikel agar SEO 


11-langkah-cara-membuat-artikel-berkualitas-yang-disukai-pembaca



Membuat konten berkualitas itu sangat penting, agar website anda mudah diterima oleh Google… Google sendiri pun bilang, mereka akan selalu menempatkan konten berkualitas di urutan terbaik mesin pencari

Oleh sebab itu, setelah anda paham soal riset keyword, akan lebih baik jika anda belajar bagaimana menempatkan keyword yang sudah anda dapat ke dalam konten..

Baca Panduan Selengkapnya

Sekarang Giliran anda untuk mencoba

Sekarang Anda telah selesai mempelajari panduan Keyword Research. Setelah ini anda bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang baru anda pelajari kedalam website anda

Sampai ketemu lagi di panduan Premium Selanjutnya!… bye

About the author

Ahmad Niam

Seorang Pemuda Penggiat Teknologi Sejak Pentium 4 Hingga Munculnya Konspirasi Bumi Datar yang Kini Fokus Pada Affiliate Marketing dan Jualan Online

Leave a Comment

8 Comments