Review

Mengintip 10 Rahasia Membuat Konten Kreatif Berbasis Infographic [ft. ASUSINTEL]

Written by Ahmad Niam

Membuat Konten Kreatif – Tak bisa dipungkiri memang, di Tahun 2017 ini Blogger banyak dituntut untuk semakin kreatif dalam membuat konten yang dapat bermanfaat untuk banyak orang dengan Cara Penyajian yang lebih menarik.

Saat ini Blogging  bukan hanya tentang menulis, namun soal bagaimana kita menciptakan konten kreatif dengan tampilan Visual yang Kece… Tentu hal ini membutuhkan perangkat komputer Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor untuk menjalankan berbagai software design kelas berat.

Dilain sisi presepsi orang yang menilai bagus tidaknya suatu konten seakan berubah total, mereka cenderung menilai dari kelengkapan Visual, seperti Gambar, Video, Animasi, Infografis dll.

Salah satu konten yang Sempat populer pada 2016 lalu “dan akan menjadi populer lagi pada tahun 2017” Adalah InfoGrafis.

Konten yang dilengkapi dengan infographic dinilai lebih menarik, serta memudahkan penulis mengaplikasikan ide dan gagasannya dalam bentuk visual / animasi daripada dalam bentuk tulisan biasa…..

Sebab pembaca tak terlalu dipusingkan soal basa basi, atau jika dibandingkan dengan tulisan biasa tentu konten jenis ini lebih banyak diperhatikan orang.

Tapi masalahnya untuk membuat konten berbasis InfoGrafis diperlukan pemahaman mendalam soal Design Grafis. Walau banyak Template yang bisa langsung digunakan tanpa cape-cape membuat sendiri dari nol.

Pembuatan Infographic mengacu pada 2 hal, Keindahan dan juga penyampaian Informasi yang mudah dipahami pembaca. Saat proses pembuatannya, kita harus mengatur susunan layout agar “Enak dilihat”. 

Pemilihan warna dalam hal inipun juga tidak main-main, Designer harus bisa memadukan lebih dari 2 warna agar terlihat menyatu.

Itulah mengapa banyak Blogger cenderung malas untuk menyajikan konten berbasis visual seperti InfoGrafis,

Alasanya sangat klasik, mereka menganggap Skil Design Grafis hanya dimiliki seorang Designer grafis lulusan univ ternama. Mereka lebih memilih membeli Gambar / Video daripada belajar membuatnya dengan alasan gak punya waktu.

Masalah serupa juga terjadi pada Designer Grafis, mereka menganggap skil Menulis hanya dimiliki seorang Penulis ternama, padahal siapapun bisa menciptakan tulisan yang rapi dan hemat kata. Asalkan terus berlatih dan berlatih.

Jika kita melihat data ini:

Kita akan paham kalo 76% pembaca menyukai konten yang kaya akan visual. 9 persen suka website yang padat informasi {berdaging}, 10% orang lainnya suka dengan tampilan website yang kece…

Dari data di atas terlihat, Konten yang padat informasi jika digabungkan dengan tampilan visual yang Cantik akan menciptakan sesuatu yang unik, hal inilah selama ini dicari oleh pembaca… Tapi, apakah Blogger Indonesia mampu memenuhinya?? Kita tunggu saja….

Sebagai Blogger yang hidup di zaman Digital seperti sekarang, tentu kita butuh sarana dan prasarana buat ngeblog.

Seperti Komputer / Notebook, Internet, Hosting, hingga Waktu.

Tapi tetap saja masih banyak orang yang bingung Bagaimana cara buat blog, Cara beli hosting, Beli domain, Laptop atau Komputer apa yang cocok buat ngeblog, dll. mesikupun hal ini bukan lagi halangan.

Padahal kita sepakat, siapapun bisa dengan mudah memiliki sebuah blog / website supaya terkenal. Asalkan diisi dengan konten kreatif….

Walau sekarang Ngeblog bukan lagi soal hobi, tapi lebih kepada ajang Mencari Duit.. Maka dari itu dibutuhkan Komputer / Notebook yang mampu bertahan lama, mumpuni, dan harga bersahabat.

Dalam pemilihan Notebook / Komputer, kita perlu memperhatikan banyak aspek demi mendapatkan notebook / komputer yang sesuai dengan kebutuhan,,,

Banyak designer sepakat, untuk meghasilkan gambar visual yang indah dibutuhkan laptop / komputer profesional dengan harga diatas 20 juta.

Tapi sayang, hal itu bisa sedikit terbantahkan ketika Brand ASUS hadir ditengah-tengah kita… Sebut saja ASUSPRO Notebook seri P2430, notebook keren ini memiliki harga yang “Masuk Akal” mengingat kualitas dan performa yang ditawarkan #ASUSINTEL tidak main-main.

Dengan teknologi yang cukup “Modern” dimasanya, AsusPro P2430, masih akan tetap bertahan hingga 8 tahun kedepan… Bisa dibayangkan, bagaimana notebook ini memberikan kesan eksklusif sebagai seorang Blogger Profesional…

Saya tidak perlu perlu dipusingkan soal Lag, Lemot, Lola, Penyimpanan Memori habis, Panas, Boros listrik dll…. Semua masalah AKAN terselesaikan hanya dengan memiliki notebook canggih besutan ASUS ini.

Okelah,,, Hal lainnya akan saya bahas secara detail di setiap poinnnya…


#0 Pembukaan

Dalam proses perkembangannya, konten yang semula hanya didominasi oleh Artikel melalui Blog-blog dan portal berita dalam bentuk Tulisan, kini telah memiliki banyak varian. Seperti Gambar, Video, Lagu, Vlog, Blog, dll.

Kita bisa menikmati varian konten yang lebih menarik dan asik.

Jika sebelumnya banyak orang fokus pada media televisi dan radio, kini mulai anak-anak hingga dewasa termanjakan dengan hadirnya internet.

Internet jauh lebih menarik dari Radio, dan jauh lebih asyik dari Televisi. Dengan internet kita bisa mencari apapun yang kita mau. Kita bisa nonton anime, streaming video favorit di youtube, membaca, hingga membuat konten untuk dibaca orang lain.

Lain halnya dengan televisi, tentu isi kontennya pun suka-suka alias mana yang populer maka munculah di televisi. Kita tak bisa membuat konten sendiri, semuanya tergantung dari stasiun televisi yang bersangkutan.

Berikut beberapa langkah dalam proses pembuatan konten kreatif…


#1 Mencari Ide

Terkadang ide pun muncul di tempat yang tak terduga. Ada yang datang saat akan tidur, saat BAB, kumpul sama temen, kumpul sama keluarga, saat ngetrip dll.

Mencari Ide bukan hal mudah buat saya. Mengingat saya termasuk kepribadian Introvert, jadi setiap saya berfikir saya membutuhkan tempat untuk menyendiri. Entah di Bukit, Kamar, di Dalam mobil, dll.

Meskipun banyak orang bilang, “Sendiri itu mudah” tetapi buat saya justru sebaliknya. Saya dikelilingi Sahabat dan keluarga yang setia, itulah mengapa saya tidak punya banyak waktu untuk meninggalkan mereka. Saya masih belum bisa mengikutsertakan mereka dalam perkerjaan saya 🙂


Eitsss malah curhat… Okelah lupakan sejenak curhatan *gak jelas ini. Anggap aja spongsor…

Proses pencarian ide saya lakukan secara terus menerus, anggap saja hampir 70% waktu saya habiskan untuk mencari ide, dan sisanya buat nulis… Ini dia cara sebagian besar penulis mencari ide:

Mungkin saja tiap orang punya cara yang berbeda-beda…. Dari InfoGrafis diatas, banyak orang melakukan hal yang sama, atau bahkan jauh berbeda seperti saya..

So, Because not all the same

Lanjut….


Terkadang dalam proses pembuatan konten saya mengalami banyak hambatan, terutama soal perasaan hati alias Bad Mod.

Jika udah begini, mau ngapa-ngapain jadi males… Maunya nonton tv, youtube, dan membaca cerita fiksi. Walau hal itu sangat melegakanPada awalnya”, tapi jika sudah “Keasyikan” perkerjaan yang seharusnya selesai jadi tertunda beberapa hari.

Munculnya Bad Mod ini berbeda dari emosi karena cenderung tidak spesifik, tidak intens, dan Tejadi secara tiba-tiba saat kejadian tertentu.

Bisa saja, saat asik-asik nulis, ehhh digangguin sama sms pacar, diajakin teleponan dsb, habis itu males deh buat nulis lagi…


#dan, Banyak-Banyak Membaca

Membaca akan memudahkan saya menemukan lebih banyak kosa kata dan diksi. Dengan membaca kita akan menemukan lebih banyak ide lagi yang bisa kita terapkan kedalam konten yang sedang kamu kerjakan.


#2 Menulis Gagasan / Kerangka Konten

Mengapa harus menyusun gagasan / kerangka Konten dulu?? Kenapa gak langsung menulis saja??  Pasalnya konten yang bagus dan enak dibaca biasanya detail dan proses penulisannya kompleks { tapi hasilnya tidak kompleks }

Selain itu, Untuk mempermudah proses penulisan maka diperlukanlah pembuatan kerangka konten agar struktur konten tertata rapi.

Ini penjelasannya dalam bentuk InfoGraphic:

Saat menulis kerangka karangan, struktur penulisan yang saya Gunakan meliputi:

  1. Judul, pertama saya membuat judul yang menggoda untuk diklik. Walau hal ini belom final
  2. Kata Pembukaan, Saya mengisi bagian ini dengan permasalahan yang paling kompleks dari topik yang akan saya bahas.
  3. Pertengahan. Saya isi dengan Akibat / sebab yang di timpulkan oleh suatu hal dari topik yang saya bahas.
  4. Kata Akhir, Berisi penyelesaian masalah. Bagian ini meliputi, Solusi, Tips, Trik, Cara, dan juga Karena….
  5. Simpulan Meliputi hal-hal penting yang patut diperhatikan lebih dalam dari topik yang saya bahas. Misalnya, Saya menyimpulkan kalo Asus adalah Produsen Gadget Terbaik di artikel ini.

Setelah Kerangka Konten jadi, selanjutnya saya mulai menulis… Dalam menulis tentu saya “Tidak” menggunakan beberapa pola penulisan menurut Kaidah Guru Bahasa Indonesia, alasannya beragam…..

Beberapa metode sangat tidak cocok jika diterapkan dalam blog, atau Metode tersebut terlalu monoton sehingga dibutuhkan Modifikasi agar lebih baik…


#3 Mulai Menulis

Beberapa hal seperti Pemahaman topik, Gaya Bahasa, Diksi, sangat saya perhatikan dalam penulisan konten. Pasalnya hal-hal kecil inilah yang mempengaruhi apakah pembaca akan nyaman dengan konten saya atau tidak.

Walau bukan menjadi kaidah penulisan resmi menurut Blogger, tetapi berkat kaidah ini menjadikan beberapa hasil karya tulis saya diapresiasi oleh Penyelenggara Blog Competitions. Tak jarang metode ini juga saya terapkan saat menerima Job Review / kontrak kerja sama Artikel.

Hasilnya?? Terbukti ampuh!!…

Penasaran?? Ciyee kepo beneran.. oke deh, silahkan disimak baik-baik….

Pertama, Memilih judul.. Judul ibarat pakaian, jika judulnya bagus kemungkinan besar isinya pun juga bagus. Oleh karena itu kita gak bisa memilih judul sembarangan. Pemilihan judul harus:

  • Berkaitan dengan tema yang diambil
  • Mewakili sebagian kecil isi konten
  • Menampilkan angka dan data
  • Menarik, menggoda untuk diklik.
  • dan, Menggunakan istilah / idiom populer

Kita akan belajar dari search engine google… Karena google merangking website berdasarkan perilaku manusia… Dari artikel ini:

Mana yang lebih menarik di klik?? Saya yakin, hampir semua orang memilih website urutan ke-2. Sebab dilihat dari judulnya saja udah keliatan kalo isinya lebih lengkap dari yang lain. Ia menampilkan data berupa angka 20, sudah dipastikan kalo didalamnya terdapat 20 seri laptop asus terbaik 2017.

Mungkin akan lebih baik jika peringkarnya di tukar, tapi percayalah suatu saat google akan menatanya menjadi lebih baik…

Kedua, Menulis Kata Pembuka. Metode yang saya gunakan ketika menulis kata pembuka adalah mengutarakan permasalahan, dan keluh kesah dari topik yang saya ambil. Seperti saat menulis artikel ini,…

Saya menulis masalah paling komplek seorang Blogger beserta “Sedikit” solusinya, baru di pertengahan artikel saya beri penjelasan lebih rinci agar pembahasan jadi lebih panjang. {dibagi menjadi beberapa poin}

Ketiga, Poin Pertama {Pembahasan Detail}. Di bagian ini saya mulai menguraikan pokok pikiran utama (main idea) menjadi beberapa pokok pikiran penunjang. Setiap pokok pikiran saya susun dalam poin berikutnya. Seperti poin satu, dua, tiga, dst.

Jangan lupa lengkapi gambar disetiap poinnya seperti yang saya lakukan di artikel ini. Pastikan poin A dengan poin B masih dalam satu pembahasan sama.

Keempat, Poin Penjelas. Saya isi dengan Kausalitas, alias dari Sebab ke Akibat terjadinya masalah. Misalnya, kita ingin membuat konten sepak bola yang mengupas tuntas cara bermain bola hingga jadi pemain profesional.

Pastinya pembaca membutuhkan informasi Cara menendang bola, selanjutnya kita menulis Akibat yang ditimbulkan dari Cara menendang bola yang salah, dan Sebab mengapa kaki kita bisa cidera saat menendang bola.

Uraikan hal-hal itu dalam bentuk tulisan / visual Infografis.

Kelima, Kesimpulan. Saya berpikir bahwa kesimpulan itu penting dan tidak boleh dilupakan untuk menghasilkan tulisan yang bagus. Pernah suatu ketika saya mengalami kebuntuan ide di akhir tulisan.

Ketika dibaca kurang apa gitu… Setelah meminta saran ke temen-temen penulis, akhirnya mereka menyarankan untuk menggunakan Simpulan sebagai penutup. Inilah alasan mengapa simpulan itu penting:

  • Pembaca cenderung menyimak paragraf pertama dan akhirnya saja {atau langsung scrool kebawah menuju simpulan}
  • Orang yang mencari informasi dari internet biasanya ingin serba cepat karena mereka bisa bebas memilih Laman mana yang menurut mereka bagus.
  • kesimpulan menjadi penanda akhir tulisan agar pembaca tahu sampai manakah batas pembahasan tulisan Saya.

Daripada itu, saya mengakalinya dengan membuat simpulan yang Membantu mereka memahami topik dengan lebih cepat. Simpulan yang baik dapat memaparkan jawaban atas permasalahan paling kompleks, menggambarkan keutuhan & konsistensi tulisan, dan kata penutup yang menarik pembaca berkomentar.


Soal gaya bahasa, mungkin tiap topik punya ciri khasnya masing-masing. Silahkan disimpulkan sendiri. Tapi yang jelas, jangan gunakan bahasa baku / resmi seperti Wikipedia krn akan membuat pembaca kesulitan memahami maksud tulisan kamu.


Pemahaman Topik –  Saya selalu memastikan kalo konten yang saya tulis memang benar-benar Pernah saya lakukan atau paling tidak pernah membaca. Karena saya gak ingin pembaca mendapatkan informasi yang menyesatkan.

Selain itu, saya ingin memastikan kalo pembaca mendapatkan informasi LANGSUNG dari ahlinya, bukan sekedar #kataorang.

Saya sendiri pun sangat membenci penulis yang belum pernah terlibat secara langsung / merasakan langsung, tapi udah berani nulis yang nggak-nggak. Apalagi disertai dengan opini yang NGAWUR.

Oke.. Untuk selanjutnya, yaitu memahami Karakter Calon Pembaca.. Penjelasannya kita lanjut pada poin ke-4… Selamat membaca 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂


#4 Memahami Karakter Audiens / Pembaca

Audience adalah orang yang aktif mencari informasi dalam suatu topik, mereka telah menjadi bagian dari diri saya karena mereka yang antusias terhadap topiknya.

Dengan memahami karakter audiens, saya akan menciptakan siklus keseimbangan antara 2 pihak. Pertama, saya sebagai penulis bisa saja mendapatkan untung dari audiens.

Kedua, audiens sebagai orang yang menikmati konten saya pastinya akan merasa terbantu. Mereka mendapatkan informasi / penyelesaian masalah selama ini mereka cari.

Jika sudah demikian, saya dan audiens sama-sama tidak dirugikan, walaupun praktik ini masih sangat sulit di lakukan…

Pasalnya, kebanyakan penulis hanya melihat kualitas tulisannya dari satu sisi tanpa memperhatikan sisi lain dari sudut padang Audiens.,,

Akibatnya, audiens yang tak menyukai gaya bicara kita akan langsung pergi begitu saja tanpa pernah meninggalkan jejak… Alias Numpang Lewat

Dengan kata lain, mereka adalah calon pembaca. Bukan pelanggan tetap blog kamu, jadi jangan kecewakan pengalaman pertama mereka.!!!

Taukan jika mereka sudah kecewa dengan kita??

Ini dia Tips dari saya memahami karakter calon pembaca:

Setelah kamu mengetahui jawaban dari pertanyaan diatas, kamu bisa simpulkan dan jadikan simpulan itu sebuah artikel yang sempurna.

Misalnya, soal gaya bahasa. Target pembaca sudah kamu simpulkan antara 15-20 tahun, maka tugasmu adalah menggunakan gaya bahasa yang cocok di antara rentang umur tersebut. Apakah Bahasa Gaul, Bahasa baku, Bahasa Korea, daerah dll.


#4 Penulisan Artikel: Teknik Menulis Konten Blog

Menulis di Blog jauh berbeda saat kita menulis di buku / diary… Dalam blog, sudah dipastikan mayoritas pembaca tak akan membaca konten kita secara keseluruhan. Maka dari itu, jangan lakukan kesalahan fatal.

Yaitu menerapkan Teori menulis dari guru Bahasa Indonesia… Ini sudah saya bahas di awal tadi, kita gak bisa sepenuhnya menerapkan kaidah penulisan menurut guru Bahasa Indonesia (kecuali artikel ilmiah).

Alasanya:

  • Struktur buku dengan layar monitor jauh berbeda, akibatnya pembaca blog akan cepat lelah jika kita menyiksa mereka dengan tulisan yang terlalu kecil, dan berdekatan
  • Selain itu, kebanyakan orang lebih suka “Numpang Lewat” saat konten yang mereka baca terlalu monoton.
  • Dan, dengan blog kita bisa bebas berkreasi. Tanpa ada batasan jumlah kata, jumlah gambar dll

Jika dulu kita mempelajari tata cara penulisan yang benar dalam bahasa Indonesia seperti ini:

  • Setiap Paragraf terdiri dari 5 baris
  • Setiap paragraf harus mengandung ide pokok
  • Harus menggunakan tata bahasa sesuai EDY
  • dll

Sebagian teori itu tidak dapat kita gunakan saat menulis di blog. Jadi gunakan tata cara menulisan yang baik untuk blog:


Setiap paragraf terdiri dari 2-3 baris kalimat

Ilustrasi Tulisan

Lihat gambar diatas, mana yang lebih enak dibaca? Yap, hampir semua orang pasti memilih yang kiri. Karena gak menyiksa mata, pembaca bisa langsung lanjutkan ke tulisan berikutnya tanpa pusing-pusing berfikir 2x..


Pake Bahasa yang Sesuai

Untuk mencari bahasa yang sesuai, kamu harus tahu dulu gimana karakter calon pembaca, {Cara memahami karakter audiens pada poin 4} . Ini penjelasannya:

  • Umur 14-25an Menggunakan bahasa santai, bahasa gaul. Seperti Loe, Kamu, Ente, Ane, Gw
  • Umur 35-40 Menggunkan bahasa santai, tapi juga lebih serius. Seperti, Anda, Saya, Kita, Kami dll
  • Dll

Selain itu, sesuaikan dulu pada sikon alias Kondisi. Jika menargetkan pembaca kalangan pebisnis, penulis, guru, dsb gunakan bahasa baku. Intinya gunakan bahasa yang mudah di mengerti…

Tapi yang lebih penting sih JANGAN COPAS, Plagiat, Spam… Harus sesuai jalan pikirannya masing-masing.


#6 Bahas Topiknya Secara Mendalam

Pembaca sangat suka konten yang berbobot dan tidak bertele-tele, alias to-the-point, langsung pada inti sari.

Apalagi jika di kemas menjadi sebuah infographic yang sangat keren. Inilah yang menjadikan Infographic lebih bernilai dari konten biasa.

Masalahya, untuk menyisipkan materi kedalam visual InfoGraphic tidak semudah yang di bayangkan. Kita di tuntut untuk selalu memperhatikan kepadatan kata, peletakan layout, dan Algoritma penulisan topik itu sendiri.

Jika sudah biasa sih gak masalah, tapi jadi masalah besar jika hal ini dilakukan asal-asalan. Ini sudah saya jelaskan tadi, ke-2 pihak akan sama-sama di rugikan….

Dalam proses membuat konten, saya selalu menerapkan metode ATM… Metode ini sangat ampuh untuk menciptakan sebuah konten yang keren dan unik.

Apa sih ATM itu??

ATM disini bukanlah Anjungan Tunai Mandiri seperti yang di kenal banyak orang, namun ATM dalam bisnis adalah akronim dari:

  • Amati
  • Tiru
  • Modifikasi

Bukan saja untuk memulai bisnis, Metode ini bisa kita terapkan dalam banyak hal seperti Saat kita ingin memulai bisnis, membuat puisi, karya ilmiah, cerpen, buku dll.

Dengan metode ATM kita bisa berkaca dari kesalahan orang lain, menirunya, dan memodifikasi untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Jadi bukan asal njiplak karya orang, disini kita hanya memperbaikinya saja… Terbukti metode ini banyak menghasilkan karya yang lebih baik dari yang telah ada sebelumnya.

Ini dia penjelasannya dalam bentuk InfoGraphic:

MAS-AHMAD BLOGGER

Beberapa hal perlu diperhatikan seperti:

  • Modofikasi konten agar tidak terlihat mirip seperti aslinya
  • Gunakan gaya bahasa sendiri
  • Jangan lupa beri link ke sumber aslinya
  • Pasang disclaimer di blog
  • dan, Izin rewrite dulu kepada pembuat konten. Agar tidak terjadi salah paham {jika perlu}

Hal yang harus kita pahami bersama adalah, Rewrite telah menjadi kesepakatan bersama antara blogger satu dengan blogger lain. Asalkan yang Me-Rewrite menyertakan sumber aslinya. Blogger produktif bicara soal Kualitas, bukan lagi kuantitas.

Lanjuttt……..


Amati – Setelah kamu menemukan ide, menyusun kerangka konten, memahami struktur penulisan konten, sekarang mulai melengkapi konten setengah jadi dengan pembahasan yang berbobot.

Awalnya saya mencari artikel yang masih satu pembahasan yang sama. Saya baca satu persatu, saya amati untuk memastikan saya benar-benar menguasai topik itu.

Tiru – Selanjutnya, setelah Pokok pembahasan saya pahami, saya mulai menulis. Apapun yang saya ingat saya tuangkan di dalam tulisan. apapun itu, tidak terkecuali. Pokoknya fokus pada menulis, ga usah hiraukan ejaan kata yang salah, typo dll.

Modifikasi – Modifikasi disini bukan cuma mengganti ‘kamu’ menjadi “anda” , ‘Adalah’ menjadi “Merupakan”. Itu sama saja kita copy paste konten orang… Tapi lebih dari itu.

Misalnya memodifikasi kalimat “Aku Sayang Kamu selamanya” menjadi, “Sampai kapanpun aku hanya sayang kamu seorang”…. Jadi hanya tulisannya yang berubah, tapi maksud dan tujuannya sama.


#7 Mencari Permasalahan Terbesar Mereka

Berbobot dan berkualitas adalah faktor utama penentu bagus-tidaknya sebuah konten. Semakin berbobot sebuah artikel, maka pembaca semakin puas. dan penulis mendapatkan banyak hasil melalui periklanan / jualan produk.

Kepuasan pembaca adalah faktor terpenting…

Trus, gimana cara agar pembaca puas?

Salah satunya dengan Menyelesaikan permasalahan terbesar mereka. Sekarang kita pikir, enakan mana, baca satu konten dengan pembahasan yang di potong-potong jadi beberapa halaman, atau langsung jadi pembahasan yang utuh>?

Pasti enak yang ke-2. Alias 2 in 1… Pembaca bisa langsung merasakan manfaatnya. Oke, kita lanjut..

Ini cara menemukan masalah terbesar pembaca:


Mengunjungi tempat biasa mereka nongkrong – Bukan di warung, caffe dsb, tapi tempat calon pembaca kita nongkrong. Seperti forum, group, dan komunitas. Caranya cukup mudah, bisa mengetikkan “Nama Topik {spasi} forum” di google

Atau bisa juga mengetikkan nama topik di Facebook, google+, Twitter di pencarian masing-masing, jika topik kamu ramai maka akan muncul berupa Fanpage / Group.

Jadi Ahlinya – Untuk melakukan hal ini, mau-gak-mau kamu harus paham topiknya, jika udah paham otomatis kamu akan tahu dimana titik lemah yang bisa kamu jadikan bahan tulisan

Praktek dulu Baru Nulis – Ini yang selama ini saya terapkan. Sebelum menulis konten yang berbau Panduan, tips dan Trik saya mempraktekkan dulu, setelah terbukti benar baru saya tulis jadi sebuah artikel.

Manfaatkan Google – Walau Semua niche alias topik ada di google, namun masih tetap ada Topik Turunan yang belum tercium blogger. Saya biasa mencari di google untuk mencari permasalahan pada suatu topik yang belum terselesaikan.


#8 Mulai Design Infographic

Dalam proses design, saya menggunakan software Adobe Photoshop, jika pc lagi ngadat entah Mati lampu, ga bisa nyala, saya beralih ke Laptop Asus X455l kesayangan menggunakan software GIMP “karena saya juga pengguna linux”…

Mendesign infographic / gambar saya lakukan di akhir agar hasilnya menjadi lebih tertata, antara jalannya tema dengan gambar bisa serasi / sesuai.

Hal pertama sebelum mulai mendesign adalah membuat kerangka gambarnya. Atau jika kamu tidak mempunyai skil design bisa mencari Template di internet…

Kedua, Mengintegrasikan visual dengan data yang telah disusun. Langkahnya pun sama seperti membuat konten biasa, tapi bedanya data-data yang sudah terkumpul dimasukkan ke dalam bentuk visual.  Seperti di artikel ini, Infographic sebagai penjelas.

Ketiga, Melakukan Pengujian / validasi terhadap data dalam Visualisasi. Dimaksudkan agar informasi yang tersusun rapi di dalam indographic benar-benar apa adanya, tidak ada kesalahan ketik / typo dan berdasarkan fakta…

Keempat, Penyempurnaan. Melakukan perbaikan berdasarkan layout, warna, jenis font, ukuran, dan peletakan kedalam konten.


Pada dasarnya infografis dapat dibuat dengan tools apapun yang memang dirancang untuk keperluan pembuatan infografis.

Beberapa tools antara lain tools grafis dan juga Framework (bahasa pemrograman) untuk kebutuhan corporate. Tapi saya biasa menggunakan gambar karena memang proses pembuatannya lebih mudah daripada Script.

Berikut beberapa tool yang biasa saya gunakan:

  • Photoshop – Software design sejuta umat, saya gunakan untuk membuat kerangka
  • Gimp – Pengganti Photoshop
  • D3.js
  • Google Chart
  • Adobe Illustrator
  • Inkscape – Pengganti Corel Draw
  • OpenFrameworks
  • Processing
  • Processingjs
  • p5.js

Selain membuatnya secara manual, kita bisa memanfaatkan layanan-layanan online yang khusus dibuat untuk infografis. Tapi masalahnya kebanyakan layanan itu berbayar sehingga kita harus berlangganan dulu. Seperti Piktochart, Easel.ly, Visual.ly ,Infogr.am, dll.


#9 Tahap Final: Penyempurnaan

Sebenarnya, proses inilah yang memakan paling banyak waktu, Terbukti di artikel yang sedang kamu baca ini, total waktu yang saya habiskan untuk menulis adalah 12 hari. 5 Hari buat nulis, dan 7 hari buat penyempurnaan.

Dalam proses penyempurnaan ini pun sebenarnya udah masuk deadline, malah lebih. Pertanggal 1 Februari, artikel ini baru masuk 90%. Selama 1 hari penuh saya begadang dalam rangka menyempurnakan Gambar, Typo, dll.

Biasanya, dalam tahap penyempurnaan ini, hal pertama yang saya lakukan adalah mengecek keontetikan artikel saya menggunakan Plagiarism Checker dari Smallseotool… Ini saya lakukan agar tidak ada duplikasi kata antara konten saya dengan konten lainnya…

Selain cek Plagiarism, hal yang tak kalah pentingnya adalah Menambahkan gambar pendukung. Prosesnya murni saya lakukan di Photoshop. Pas lagi gak mod, biasanya saya ambil Background di google, terus saya edit sedikit-dikit.

Tapi kebetulan pas proses pembuatan artikel ini saya lagi Mod, jadi proses designnya bisa total…

Masuk Proses terakhir yaitu Publikasi konten. Tapi ada yang kurang sih kalo cuma publikasi doang terus dibiarkan gitu aja, Yap, Untuk memastikan konten saya terindex di Google, saya melakukan sumbit webmaster….

Walau udah ada sitemap, tapi kalo gak sumbit manual rasanya gimana gitu.. Kurang kece badai coyy,,, Selanjutnya share ke fanpage, Akun Facebook, Google+, Twitter dan Instagram. Hal ini untuk memberitahu ke pembaca setia. kalo ada konten baru di blog saya,


Proses diatas pastinya membutuhakn perangkat komputer dengan performa tingggi… Soalnya untuk menjalankan Adobe Photoshop saja dibutuhkan banyak resource, semacam Ram, Processor, Hardisk/SSD, dll.

Nah, saya punya rekomendasi Notebook paling very very kece nih buat kamu… Pembahasannya ada di poin selenjutnya guys… Selamat Membaca 🙂 🙂 🙂 🙂


#10 Pake AsusPro Notebook P2430

Seperti yang sudah saya singgung di poin 9, Bicara soal konten Blog, tentunya kita gak bisa lepas dari Komputer / Notebook. Pasalnya benda ini yang akan menjamin apakah proses pembuatan konten berjalan mulus atau tidak.

Apakah kamu ingin kegilangan pembaca potensial yang menyukai konten berbasis Visual? hanya gara-gara gak punya Notebook Gahar untuk menjalankan Software design kelas kakap?

Tentu saja tidak!!!

Semua orang pasti ingin punya banyak pengunjung, Termasuk saya…. Maka dari itu, dibutuhkan Konten kreatif yang proses pembuatannya sudah saya jelaskan di awal tadi….

Awalnya saya mencari refrensi di berbagai media internet, seperti Google, Kaskus, Facebook, dll. Di google saya mengetikkan “Laptop Asus Terbaik”


Hal serupa juga saya lakukan di Kaskus, Facebook Group, saya menanyakan notebook ASUS apa yang paling cocok untuk seorang blogger dengan kebutuhan Design seperti saya.

Pusing!! Bingung!! Asus terlalu #Jahat sehingga membuat saya harus berfikir 2x untuk memilih yang terbaik {karena memang semuanya Terbaik}

Tapi ada satu jawaban di forum kaskus yang membuat saya penasaran:

Dari sini Saya tambah pusing, kenapa banyak orang menyarankan ASUSPRO Notebook seri P2430, apakah memang notebook ini memang very-very kece, atau hanya orang bayaran dari internal Asus??

Yap mau-gak mau,,, Saya harus mencari tahu!!

Tapi setelah mencari info sana sini. akhirnya saya yakin kalo Notebook ini memang bener-bener di rekomendasikan, saya melihat Asus p2430 udah menggunakan prosesor mutakhir dari Intel yakni Intel Core generasi ke-6 Skylake, mulai dari Core i3 sampai i7.

ASUS menyediakan dukungan grafis discrete graphics berbasis Nvidia GeForce 920M Untuk membantu saya dalam menjalankan berbagai macam Game kelas Medium serta software video editor yang tentunya membutuhkan Kartu Grafis yang mumpuni.

Didukung RAM DDR4 sebesar 4GB membuat notebook ini serasa Pc Gaming, performanya tentu tidak bisa diragukan lagi. Selain itu, ASUSPRO Essential P2430U juga menyediakan 2 slot memori untuk menampung RAM hingga sebesar 16GB.

Maka sekali lagi, Saya berasa Beruntung telah menemukan notebook ini sebagai senjata utama saya Membuat Konten Kreatif Berbasis Infographic.


Display anti-glare untuk kenyamanan penglihatan

Sebagai seorang Blogger sekaligus Pebisnis online, pastinya sebagian besar kegiatan saya dilakukan depan layar monitor. Jika saya salah dalam pemilihan Notebook, kemungkinan besar mata saya akan mengalami kerusakan yang cukup serius.

Akan tetapi, dengan menggunakan Notebook ASUSPRO saya gak perlu khawatir, pasalnya Permukaan layar matte yang digunakan notebook ASUSPRO ini mencegah refleksi yang tidak diinginkan, sehingga mencegah kerusakan mata yang lebih serius.


Dengan Asus Smart Gesture, Katakan Selamat Tinggal Mouse


Laptop memang dirancang untuk kegiatan di luar ruangan, maka dari itu ASUS mencoba memberikan solusi atas permasalahan ini. Tak banyak vendor yang berani memberikan fitur Smart Touchpad seperti Smart Gesture seperti Asus.

Dengan adanya Smart Gesture akan memudahkan kita dalam melakukan aktifitas seperti Design, Browsing, Membuka Berkas, Main Game dll. Asus Smart Gesture mendukung 3 gerakan jari untuk menjalankan perintah tertentu….

Penyimpanan Segede Gajah Buat Nyimpen Data-data

Soal penyimpanan, Rupannya asus tidak main-main, ASUSPRO dilengkapi Hardisk mulai dari 500GB sampai 1 TB, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan saja…

Selain itu, kita dapat mengunci fungsi USB dengan password, sehingga orang lain tidak bisa mentransfer maupun mengambil data pribadi dari notebook ASUS P2430 tanpa izin.

Tersedia juga fitur HDD user password protection untuk memastikan data-data kita aman jika suatu saat laptop dicuri, Hilang, Dipinjem temen dll….


Dengan spesifikasi mumpuni, pasti banyak yang berfikir Notebook ASUSPRO ini dibandrol diatas 20 juta!!! Dituju untuk kalangan pebisnis, Notebook Kece ini bisa kamu bawa pulang mulai   9 sampai 12 juta saja.

Apalagi ditambah semua seri Notebook ASUSPRO sudah include dengan microsoft 10 original. Jadi ngurangin dosa deh gara-gara pake Windows Bajakan.. 🙂 🙂 hehehe.

Lebih Gesti Dari 1000 Kuda

Asal kamu tahu, ASUSPRO P2430 memiliki kecepatan micro processor hingga 3.1 GHZ sehingga membuatnya lebih gesit dari 1000 Kuda sekalipun apalagi ditambah dukungan RAM dan VGA yang mumpuni.

Meski punya tenaga sekelas PC Gaming, tetap saja Notebook ini hanya memakan daya sekitar 15 watt saja, artinya jika daya yang dibutuhkan sedikit otomatis Energi Panas yang diasilkan pun semakin rendah.

Jangan Takut Sama Air!!!

Walau di design untuk kelas pebisnis, namun tak menutup kemungkinana jika suatu saat laptop ini akan digunakan di luar ruangan oleh pemiliknya,

Untuk itu Asus Merancang Fitur Anti Air dengan dukungan Backlit membuat Notebook ini tampil apik saat di kegelapan. Fitur anti air sendiri akan meminimalisir kerusakan dini pada keyboard akibat hal-hal tak terduga seperti Kehujanan, Ketumpahan Susu, Kopi, Teh, dll.

Sangat keren bukan??

Kesimpulannya, Notebook Ini Sangat Saya Rekomendasikan

Sumpahh jadi kepingin beli ini Notebook, Gimana dengan kamu?? Pastinya!! eitsss Tapi tunggu dulu, Punya duit kaga?? kwkwkwkw… becanda. 🙂 🙂

Nah, bicara soal perangkat, sebenarnya notebook mungkil Asus x455la yang saya gunakan juga udah cukup membantu aktivitas Blogging saya. Termasuk untuk membuat berbagai macam gambar skala besar menggunakan Adobe Photoshop.

Namun, dengan spesifikasi yang sedikit “pas-pasan”, pastinya saya gak bisa berbuat banyak untuk menghadirkan konten visual yang lebih apik lagi. Itulah mengapa sampai saat ini saya masih belum mampu membuat konten kreatif berbasis Video,

Saya harus UPGRADE!!! Jadi kesimpulannya, untuk upgrade kedepan saya akan memilih Asus P2430, begitupula dengan kamu.! Kamu gak boleh lewatin masa-masa berharga untuk menghadapi berbagai Problem Conpiracy gara-gara perangkat komputer gak mendukung perkerjaan.


Oke, Sudah terlalu panjang pembahasan ini. berisi hampir 5000 kata, editing puluhan gambar hingga proses penyempurnaan saya lakukan lebih dari 3 minggu membuat saya harus istirahat.

Dengan terpaksa poin terakhir saya tutup ala kadarnya, Semoga artikel ini mampu memberikan inspirasi untuk terus menciptakan konten kreatif, Maju Terus Blogger Indonesia.. Saya Ahmad Niam, cuma ini yang bisa saya tulis.

Semoga bermanfaat, dan nantikan terus artikel terupdate saya hanya di Blog Ini. Byeee sampai jumpa 🙂 🙂 🙂 🙂


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

About the author

Ahmad Niam

Seorang Pemuda Penggiat Teknologi Sejak Pentium 4 Hingga Munculnya Konspirasi Bumi Datar yang Kini Fokus Pada Affiliate Marketing dan Jualan Online

Leave a Comment

11 Comments